Langsung ke konten utama

TUGAS OBSERVASI


TUGAS OBSERVASI DAN INTERVIEW
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI


Tugas Ini Sebagai Persyaratan Dalam Mata Kuliah DDTK
Dosen : Dr. Anik Lestariningrum, M.Pd

  



Oleh :

Yantik Aprilliasari       (16.1.01.11.0005)







PRODI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2019











HASIL WAWACARA
PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI
(Yantik Aprilliasari / 16.1.01.11.0005)

1.      IDENTITAS SUBJEK
A.    Subjek Sasaran:
No
Nama
Jenis Kelamin
Usia
Alamat Sekolah
1
Brillian Crisnanda
Laki-Laki
5 Tahun
Jalan Gajahnmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan Kedungawaru Kabupaten Tulungagung


2
Azzami Syauqi Rahman
Laki-Laki
5 Tahun
Jalan Gajahnmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan Kedungawaru Kabupaten Tulungagung


3
Aura Zakila Lubis
Perempuan
5 Tahun
Jalan Gajahnmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan Kedungawaru Kabupaten Tulungagung


4
Ivella Ayu Dar Winardi
Perempuan
5 Tahun
Jalan Gajahnmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan Kedungawaru Kabupaten Tulungagung


5
Jesmita Krisnata
Perempuan
5 Tahun
Jalan Gajahnmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan Kedungawaru Kabupaten Tulungagung



B.     Subjek Wawancara :
Nama                      :            Lilik Sutanti
Tempat, tgl. lahir     :            Tulungagung 04 Maret 1976
Jenis Kelamin          : Perempuan
Jabatan                    : Guru Kelas kelompok A
Alamat sekolah       : Jalan Gajahmada No 1 Desa Bangoan Kecamatan      Kedungawaru Kabupaten Tulungagung
2.      OBSEVASI FISIK
A.    Keadaan Fisik sekolah
No
Aspek
Keterangan
1.
Tempat
Bangunan cukup bagus,luas lokasi sangat aman untuk sekolah taman kanak-kanak karena berada di samping balaidesa.
2.
Ruang
Ada 4 kelas untuk kegiatan belajar, 1 kantor kepal sekolah, 1 toillet, 1 gudang.
3.
Sarana Prasarana
2 ayunan, 2 jungkat- jungkit, 1 bak pasir, 1 plosotan, 1 papan titian, 1 tong air, 1 terowongan ban, tangga majemuk,dll

B.     Tenaga Pengajar
No
KELAS
Jumlah guru
1.
Kelompok A
2 orang
2.
Kelompok B
2 orang
.

C.     Siswa
No
KELAS
Jumlah siswa
1.
Kelompok A
34 anak
2.
Kelompok B
28 anak


3.              SETTING RUANGAN
A.      Tempat                          :    Taman Kanak-kanak
B.       Waktu                           :    Selasa, 10 Desember 2019
C.       Frekuensi                      :    45 Menit
D.      Alat Bantu Wawancara     :
·         Alat Tulis                :    Kertas, Pena
·         Alat Mekanis          :    hanphone
                               
4.              METODE WAWANCARA
Metode wawancara yang digunakan adalah wawancara terstuktur?

5.              TEORI
Dasar Teori
·         Definisi Konseptual :
Anak usia dini adalah seseorang yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan fundamental bagi kehidupan selanjutnya. Setiap anak memiliki karakteristik tertentu yang khas dan tidak sama dengan orang dewasa, mereka selalu aktif, dinamis, antusias dan rasa ingin tahu  terhadap apa yang dilihat, didengar, dirasakan, mereka seolah-olah tak pernah berhenti bereksplorasi dan belajar. Sehinga anak  bersifat egosentris, memiliki rasa ingin tahu secara alamiah, merupakan makhluk sosial, unik, kaya dengan fantasi memiliki daya perhatian yang pendek dan merupakan masa yang paling potensi untuk belajar. Pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan manusia (Berk, 1992 : 18). Jadi proses pembelajaran sebagai bentuk perlakuan yang diberikan pada anak haruslah memperhatikan karakteristik yang dimiliki setiap perkembangan anak.
Merujuk pada Undang-undang nomor 20 tahun 2003 Bab 1 pasal 1 ayat 14 tentang sistem pendidikan nasional ditegaskan bahwa pendidikan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pada dasarnya pendidikan anak uisa dini meliputi seluruh upaya dan tindakan yang di lakukan oleh pendidik dan orang tua dalam proses perawatan, pengasuhan pendidikan pada anak dengan menciptakan aura dan lingkungan di mana anak dapat mengeksplorasi pengalaman yang memberikan kesempatan kepadanya untuk mengetahui dan memahami pengalaman belajar yang di perolehnya dari lingkungan melalui cara mengamati, meniru, dan bereksperimen yang berlangsung secara berulang-ulang dan melibatkan seluruh potensi  dan kecerdasan anak. Dengan demikian pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia terutama bagi anak usia dini yang berada pada masa emas ( golden age). Dimana pada masa golden age bila anak mendapatkan stimulasi yang tepat maka pertumbuhan dan perkembanganakan optimal.
Satuan pendidikan bagi anak usia dini merupakan lembaga PAUD yang memberikan layanan pendidikan bagi anak usia lahir hingga enam tahun. Yang terdapat berbagai lembaga PAUD yang selama ini telah dikenal oleh banyak masyarakat luas yaitu Taman Kanak-kanak (TK). Pengertian Taman Kanak-kanak disini adalah salah satu bentuk satuan pendidikan bagi anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia empat sampai enam tahun. Sasaran pendidikan TK adalah anak usia 4 – 6 tahun, yang dibagi ke dalam dua kelompok belajar berdasarkan usia yaitu kelompok A untuk anak usia 4 – 5 tahun dan kelompok B untuk anak usia 5 – 6 tahun. Jadi TK bertujuan untuk mengembangkan semua aspek perkembangan yang mencangkup : kemampuan fisik motorik, nilai agama dan moral, bahasa, kognitif, sosial emosional, dan seni. Aspek perkembangan tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri melainkan saling terintegrasi dan saling berhubungan antara perkembangan satu dengan yang lainnya. Dari beberapa aspek tersebut, aspek  kognitif adalah salah satu aspek penting yang harus di kembangkan untuk kemampuan berfikir anak.
Yusuf (2005:10) mengemukakan bahwa kemampuan kognitif adalah kemampuan anak untuk berfikir lebih kompleks serta melakukan penalaran dan pemecahan masalah, berkembangnya kemampuan kognitif ini akan mempermudah anak menguasai pengetahuan umum yang lebih luas, sehingga ia dapat berfungsi secara wajar dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan kata lain  kognitif atau intelektual adalah suatu proses berfikir berupa kemampuan atau daya untuk menghubungkan suatu peristiwa dengan peristiwa lainnya serta kemampuan menilai dan mempertimbangkan segala sesuatu yang diamati dari dunia sekitar. Kognitif dapat dapat diartikan juga sebagai pengetahuan yang luas daya nalar, kreatifitas atau daya cipta, kemampuan berbahasa serta daya ingat.
 Perkembangan berfikir logis yang dilakukan sejak dini merupakan hal yang sangat penting karena dapat menjadi pondasi yang kuat bagi anak  untuk memiliki ide-ide serta cara-cara yang kreatif dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, menyelenggarakan pengembangan berfikir logis adalah suatu kewajiban bagi setiap guru, bukan hanya guru saja akan tetapi juga kewajiban bagi orang tua.

·         Definisi Operasional :
Lingkup perkembangan kognitif usia 4-5 tahun yag telah di tetapkan dalam STTPA Permendikbud No 137 tahun 2013 yaitu :
1.      Berfikir logis
-          Mengklasifikasikan benda berdasarkan funsi, bentuk, atau warna atau ukuran.
-          Mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya.
-          Mengklasifikasikan benda kedalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis atau kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi.
-          Mengenal pola ( misal, AB-AB dan ABC-ABC) dan mengulanginya.
-          Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran atau warna.








I.                GUIDE WAWANCARA

No.
Aspek
Usia 4-5 tahun
Pertanyaan
1
Kognitif
1.      Mengklasifikasikan benda berdasarkan funsi, bentuk, atau warna atau ukuran.
2.      Mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya.
3.      Mengklasifikasikan benda kedalam kelompok yang sama atau kelompok yang sejenis atau kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi.
4.      Mengenal pola ( misal, AB-AB dan ABC-ABC) dan mengulanginya.
5.      Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran atau warna.


1.       Bagaimana perkembangan kognitif secara umun di TK Dharma Wanita Bangoan?
2.       Apakah anak mampu mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi, misalnya pisau untuk memotong dan pensil untuk menulis.
3.       Apakah anak mampu dapat mengenal gejala sebab- akibat yang terkait dengan dirinya seperti mengungkapkan gejala seba akibat, misalnya mengapa sakit gigi?
4.       Apakah anak dapat mampu mengurutkan benda berdasarkan ukuran dari yang terkecil sampai yag tebesar?
5.       Apakah anak mampu mengklasifikasikan benda berdasrkan warna seperti memisahkan benda sesuai warna?
6.       Apakah anak mampu mengenal pola (misal AB-AB dan ABC-ABC) seperti memperkirakan urutan berikutnya misalnya merah-putih-merah-putih....
7.       Apakah anak mampu mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang sejenis seperti mengelompokkan buah dengan buah dan sayuran dengan sayuran?
8.       Apakah anak mampu mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi misalnya mengelompokkan balok berdasarkan warna dan bentuk?
9.       Apakah anak mampu mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran, seperti mengurutkan gambar bus dari yang terkecil sampai yanga terbesar dengan memberikan nomor 1 di gambar bus yang paling kecil dan nomor 5 bus yang paling besar?

6.              PEMBAHASAN
Verbatim wawancara :

Pelaku
Uraian Wawancara

Peneliti
Maaf ya bu lilik sebelumnya mengganggu waktu ibu
Subjek
Tidak apa-apa bu yantik, ada yang bisa saya bantu?
Peneliti
Begini bu lilik, sebelumnya saya akan bertanya-tanya tentang perkembangan anak di TK kelompok A ini, tetapi sebelumnya saya ingin tahu terlebih dahalu biodata ibu?
Subjek
Oh iya, yang dibutuhkan apa saja bu?
Peneliti
Tentang nama lengkap ibu, gelar, alamat, tempat tanggal lahir, sejarah pendidikan diperguruan mana, mengajar sejak kapan di TK ini, dan status ibu tentunya.
Subjek
Kalau gitu ini saja bu, saya kasih data guru-guru disini sekalian bu, ini sebentar saya carikan



Peneliti
Melihat data ini, saya kira cukup dulu ibu, terus kita lanjut mengenai jumlah siswa aja ibu, ada berapa siswa disini ibu?
Subjek
Untuk  Kelompok A 34 siswa dan kelompok B ada 28 siswa
Peneliti
Untuk jumlah laki-laki dan perempuan dari masing-masing kelompok ada berapa ibu?
Subjek
Kelompok  A laki-laki ada 18 peremuan ada 16 terus kelompok B laki-laki ada 10 perempuan ada 18
Peneliti
Fasilitas yang ada di TK ini guna mendukung proses belajar mengajar ada apa saja ya ibu?
Subjek
Fasilitasnya ada,.. ya permainan di dalam dan luar kelas, sebagai sarana bermain sambil belajar walaupun belum lengkap seperti bu yantik lihat. Dengan segala keterbatasan dana dan juga keterbatasan penataan ruang dan lahan untuk pengembangan
Peneliti
Memang sumber dana utama di TK ini dari mana ibu kalau boleh tahu?
Subjek
Sumber dana utama dari orangtua siswa yang berupa uang pangkal, uang sekolah juga dari dana BOP
Peneliti
Ohh begitu ya ibu, ada kah harapan fasilitas di TK ini terus dikembangkan?
Subjek
Ya jelas to bu yantik.., agar proses belajar dapat mencapai optimal dan siswa nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar yaitu bermain sambil belajar.
Peneliti
Menurut ibu fasilitas apa yamg masih dibutuhkan di TK ini?
Subjek
Ya banyak sebentulnya, kayak ruang tunggu orangtua/ wali siswa, kantin, ruang bermain yang luas,  ya semacamnya ...
Peneliti
Oh iya, kemarin kan ada ekstra tari, selain itu ada ekstra lain gak ibu?
Subjek
Ada lah bu, ada Seni tari, angklung, dramband, dan piano
Peneliti
Itu semua yang mengajar ekstra gurunya dari luar ibu?
Subjek
Tidak semua dari  guru dalam, karena di sini sudah ada guru ekstra
Peneliti
Oh iya bu, sekarang saya lanjut bertanya tentang perkembangan anak di kelompok A, sesuai dengan tugas dan tujuan saya dari awal untuk menanyakan mengenai perkembangan anak usia dini. Untuk perkembangan anak usia dini kan ada enam aspek perkembangan ya bu?
Subjek
Iya bu yantik, ada enam aspek perkembangan yaitu nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa, dan seni.
Peneliti
Begini bu lilik, sesuai dengan tugas dan tujuan saya dari awal disini saya akan menanyakan perkembangan kognitif terutama berfikir logis untuk lima anak saja bu..

Subjek
Oh begitu, iya boleh bu yantik, saya akan menjelaskan perkembangan kognitif dari lima anak yaitu Brillian Crisnanda, Azzami Syauqi Rahman, Aura Zakila Lubis, Ivella Ayu Dara Winardi, Jesmita Krisnata
Peneliti
Bu, bagaimana untuk  memahami kognitif  anak biasanya metode yang digunakan apa saja sih bu?
Subjek
Dengan observasi ketika anak bermain, pemberian tugas, penugasan, unjuk kerja, eksperimen, itu yang selama ini digunakan bu yantik..
Peneliti
Bu lilik, apakah ke lima anak tersebut mampu melakukan kegiatan yang menunjukkan anak mampu mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsinya, misalnya pensil untuk menulis atau pisau untuk memotong, dll..
Subjek
Baik, pada umumnya anak-anak disini terutama anak kelompok A tidak ada yang mengalami kesulitan dalam perkembangan kognitif terutama di berfikir logis.
1.      Untuk ananda brilli ini anaknya sudah mampu mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsinya, brili sudah bisa menjawab jika di tanya brili apa fungsinya pensil? untuk menulis bu...
2.      Untuk ananda azzam ini anaknya agak lambat dalam berfikir, masih perlu sedikit bantuan dari gurunya jadi untuk mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi masih belom mampu.
3.      Untuk ananda aura, dia sangat sudah mampu mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi, jika ditanya aura gunanya pisau untuk apa langsung dia menjawab untuk memotong bu, jika pensil untuk menulis bu..
4.      Kalau ananda vella ini belom mampu dalam mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsinya,, masih perlu bantuan guru dan teman.
5.      Untuk ananda jesmita ini anaknya cepat dan tanggap sekali dalam berfikir bu, perkembangan kognitif sudah baik dia sudah bisa sendiri menjawab semua pertanyaan atau tugas yang diberikan guru bahkan selalu membantu temannya, kalau dalam melakukan kegiatan mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi ananda jesmit ini sudah mampu. Bila di tanya jesmit guna pensil untuk apa, dia langsung menjawab dengan cepat “untuk menuli bu”
Peneliti
Selanjutnya bu, apakah kelima anak tersebut dapat mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya, contohnya mengungkapkan sebab-akibat misalnya: mengapa sakit gigi? atau mengapa kita lapar?

Subjek
1.      Untuk ananda brili ini sudah mampu mengenal gejala sebab-akibat yang terkait dengan dirinya kemaren anak bermain mengosok gigi , ananda briili langsung berkata bu kalau tidak gosok gigi nanti giginya sakit ya bu, habis makan coklat juga lansung gosok gigi ya bu, biar giginya tidak sakit. Ananda brili sangat kritis sekali.
2.      Untuk ananda azzam, juga sudah mampu mengenal gejala sebab akibat, kemaren pas kegiatan tanya jawab mengenai terjadinya hujan azzam cepat sekali menjawab kalau mendung itu pasti akan hujan ya bu,  
3.      Untuk ananda aura  masih kesulitan dalam hal mengenal dan menjelaskan sebab akibat yang terkait dengan dirinya, aura masih perlu bantuan dari guru atau orang tua.
4.      Untuk ananda vella juga sudah mampu mengenal gejala sebab akibat, kemaren pas kegiatan tanya jawab mengenai terjadinya hujan vella juga menjawab kalau mendung itu pasti akan hujan ya bu, dan kalau hujan- hujan nanti sakit ya bu...  
5.      Untuk ananda jesmit ini sudah mampu mengenal gejala sebab-akibat, jesmit mampu menjelaskan dengan benar bila hujan-hujan bisa pilek...
                                                                         
Peneliti
Lanjut ya bu, apakah ke lima anak ini mampu melakukan kegiatan anak  yang menunjukkan anak mampu mengenal benda dengan mengurutkan benda berdasarkan ukuran, misalnya dari yang kecil-besar contohnya mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar..
Subjek
Iya bu yantik,
1.      Untuk ananda brili ini sudah mampu mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar tanpa bantuan guru atau teman....
2.      Untuk ananda azzam ini masih belum mampu mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar, azzam masih perlu bantuan teman untuk menyelesaikannya....
3.      Untuk ananda aura ini sudah mampu mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar sendiri tanpa bantuan guru atau teman.
4.      Untuk ananda vella ini juga sudah mampu mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar masih dengan sedikit bantuan temannya
5.      Untuk ananda jesmit sudah mampu mengurutkan balok dari yang terkecil sampai yang terbesar dengan benar tanpa bantuan guru dan teman bahkan malah membantu temannya..
Peneliti
Apakah kelima anak ini sudah mampu dalam kegiatan mengklasifikasikan benda berdasarkan fungsi, bentuk, warna atau ukuran bu, misalnya memisahkan benda sesuai warna..
Subjek
Begini bu yantik,
1.      Untuk ananda brili memang anak nya sangat pintar bu dalam kegiatan bermain memisahkan benda berdasarkan sesuai warna dengan media kancing warna, ananda brili sudah mampu memisahkan dan mengelompokkan kancing sesuai dengan warnya nya.
2.      Dan untuk ananda azzam ini belom mampu dalam kegiatan mengklasifikasikan benda berdasarkan warna, karena azzam ini masih belom mampu mengenal warna , jadi masih kesulitan dalam memisahkan warna.
3.      Sedangkan untuk ananda aura seperti ananda brili bu, dia tergolong anak yang pintar dalam kegiatan bermain memisahkan benda berdasarkan sesuai warna dengan media kancing warna, ananda aura juga sudah mampu memisahkan dan mengelompokkan kancing sesuai dengan warnya nya.
4.      Untuk ananda vella ini sama seperti ananda azzam bu, masih kebinggungan dalam mengenal warna, jadi untuk kegiatan memisahkan benda berdasarkan warna vella masih belum mampu.
5.      Dan untuk ananda jesmit ini dalam kegiatan mengklasifikan benda sesuai warna tetapi masih sedikit bantuan guru karena masih kebinggungan di warna tertentu,
Peneliti
Pertanyaan selanjutnya bu lilik, apakah ke lima anak ini mampu mengenal pola AB-AB dan ABC-ABC dan mengulanginya semisal memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat bentuk 2 pola yang berurutan misalnya merah-putih-merah-putih-merah-putih...
Subjek
Iya bu yantik,
1.       untuk ananda briili dalam hal mengenal pola AB-AB dan ABC-ABC masih belom mampu , brili masih perlu bantuan guru untuk menyelesaikan tugas misalnya mengurutkan pola warna dari merah, putih, merah,putih, brili masih masih belum mampu menunjukkan dan menyebutkan urutan pola
2.      Sedangakan untuk ananda azzam ini  sudah mampu menunjukkan dan menyebutkan urutan pola tanpa bantuan guru
3.      Untuk ananda aura juga mampu mengenal dalam memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat bentuk 2 pola tetapi masih binggung dalam menunjukkan urutan polanya
4.      Ananda vella ini anaknya masih binggung dalam memperkirakan urutan berikutnya setelah melihat 2 pola yang berurutan misal mera-putih-merah-putih-merah-putih, vella masih belom mampu menyebutkan urutan pola dan menunjukkan urutan pola
5.      Sedangkan ananda jesmit ini sudah mampu menunjukkan dan menyebutkan urutan pola dengan benar tanpa bantuan guru atau teman, bahkan dia bisa membantu teman yang kesulitan
Peneliti
Bu lilik, apakah ke lima anak ini sudah mampu mengenal kegitan mengklasifikan benda ke dalam kelompok yang sejenis misalnya mengelompokkan buah dengan buah atau sayuran dengan sayuran...
Subjek
1.      Untuk ananda brili ini sudah mampu dalam kegiatan mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang sama sejenis , brili dapat  menyebutkan dan mengelompokkan buah dengan buah dan sayuran dengan sayuran dengan sedikit bantuan teman bantuan guru.
2.      Untuk ananda azzam sudah mampu menyebutkan dan mengelompokkan buah dengan buah dan sayuran dengan sayuran tanpa bantuan guru
3.      Untuk ananda aura belom mampu dalam menyebutkan dan mengelompokkan buah dengan buah, sayuran dengan sayuran, aura masih ada yang keliru tomat dimasukkan ke dalam buah..
4.      Untuk ananda vella juga sama dengan ananda aura  belom mampu dalam menyebutkan dan mengelompokkan buah dengan buah, sayuran dengan sayuran, aura masih ada yang keliru tomat dimasukkan ke dalam buah..
5.       Sedangkan ananda jesmit sudah bisa menyebutkan dan mengelompokkan benda yang sejenis (buah dengan buah dan sayuran dengan sayuran) dengan cepat dan membantu temannya.
Peneliti
Bu lilik, apakah ke lima anak ini sudah mampu mengenal mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi misalnya anak mengelompokkan balok berdasarkan warna dan bentuk


Subjek
1.      Untuk ananda brili sudah mampu mengklasifikasikan benda ke dalam kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi dengan cepat dan lancar
2.      Untuk ananda azzam belom mampu mengkasifikasikan benda ke dalam kelompok yang berpasangan dengan 2 variasi masih dengan bantuan guru dan teman
3.      Untuk ananda aura sudah mampu mengelompokkan balok berdasarkan warna dan bentuk namun dengan sedikit bantuan teman.
4.      Untuk ananda vella sudah mampu mengelompokkan balok berdasarkan warna dan bentuk dengan benar dan cepat tanpa bantuan guru dan teman.
5.      Untuk ananda jesmit sama dengan ananda vella, ananda jesmit sudah mampu mengelompokkan balok berdasarkan warna dan bentuk dengan benar dan cepat tanpa bantuan guru dan teman.

Peneliti
Bu , apakah ke lima anak tersebut dapat Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran misalnya kegiatan mengurutkan gambar bus dari yang terkecil sampai yang terbesar dengan memberikan nomor 1untuk yang paling kecil  sampai  nomor 5 yang terbesar

Subjek
1.      Untuk ananda brili belom mampu mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran ananda brili masih belum mampu menentukan gambar bus yang berada di uritan ke 3 dan 4 .
2.      Untuk ananda azzam juga belom mampu mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi ukuran karenan masih binggung mana bus yang terkecil atau yang terbesar dan masih perlu bantuan guru.
3.      Sedangkan untuk ananda aura sudah mampu menentukan dan menuliskan nomor dari gambar bus dari yang terkecil sampai yang terbesar tetapi sedikit dengan bantuannguru.
4.      Untuk ananda vella ini sudah mampu menentukan dan menuliskan nomor dari gambar bus yang tercekil sampai terbesar tanpa bantuan guru.
5.      Untuk ananda jesmit ini juga sudah mampu menentukan dan menuliskan nomor dari gambar bus yang tercekil sampai terbesar tanpa bantuan guru.



Peneliti
Bagi ibu bagaimana sih menghadapi anak yang kritis, tetapi kritisnya menanyakan hal-hal yang belum seharusnya anak itu tahu lho ibu...maksud saya?
Subjek
Anak yang kritis perlu diberi jempol, dipuji agar anak lebih berkembang, tetapi kalau kritisnya seperti yang dibilang mas nya tadi ya... harus diberi arahan agar anak tidak terbiasa seperti itu, karena biasanya hal seperti itu pengaruh lingkungan, teman dengan anak yang lebih dewasa yang terkadang menjadi anak ikut-ikutan.
peneliti
Sepertinya cukup ibu wawancara saya dengan bu lilik, maaf ya bu kalau saya menganggu waktu ibu yamg seharusnya sudah pulang jadi terlambat.


subjek
Sama-sama bu yantik,


peneliti
Terimaksih bu, kalau begitu saya pamit..


subjek
Iya bu yantik , monggo



















7.              KESIMPULAN

Perkembangan siswa di TK Dharma Wanita Bangoan rata rata baik. Perkembangan kognitif masing-masing anak berbeda namun rata-rata baik. Biasanya untuk mengetahui perkembangan kognitif anak dengan cara observasi biasa dilakukan ketika anak bermain, pemberian tugas, penugasan, unjuk kerja, eksperimen. Dengan kondisi kognitif yang dimilki tingkat yang berbeda maka kadang anak yang kritis, anak yang kritis harus diberi jempol dan pujian agar anak lebih berkembang, tetapi ketika kritis tersebut terkadang berbicara yang seharusnya diucapakn maka harus segera diberi arahan agar tidak menjadi kebiasaan.

           






































DAFTAR PUSTAKA

Khadijah. Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing,2016.
Pemendikbud 2013


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS OBSERVASI

TUGAS OBSERVASI DAN INTERVIEW PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Tugas ini sebagai persyaratan dalam mata kuliah DDTK Dosen : Dr. Anik Lestariningrum, M.Pd   Oleh : MITA AVCARINA N.R ( 1 6.1.01.11.0002) PRODI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI 2 019 HASIL WAWACARA PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI I.                 IDENTITAS SUBJEK A.     Subjek Sasaran: No. Nama Anak Usia 1. ICHA 5 tahun, 4 bulan 2. PUPUT 5   tahun 6 bulan 3. RAHMAT 5 tahun 8 bulan 4. PUTRI 5 tahun 5 bulan 5. ARIL 5 tahun 7 bulan Jumlah siswa  ...